The Only Wan!

Menjadi stand up comedian itu salah satu pilihan yang gak akan pernah gua sesali seumur hidup.

Banyak hal yang udah gua dapatkan setelah memutuskan untuk menjadi stand up comedian. Dari mulai pertumbuhan ekonomi, popularitas, jejaring pertemanan, kesempatan demi kesempatan yang datang, sampai yang paling berharga yaitu kebebasan dalam berpikir.

Proses pembuatan materi komedi tidak pernah terlepas dari bermain di ranah kemungkinan, apa pun pembahasannya, sumber utamanya pasti berasal dari kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi. Dan ternyata, segala permasalahan dalam hidup pun selalu dikelilingi oleh kemungkinan. Jadi apa pun permasalahannya, tidak ada yang pasti benar atau pasti salah. Semuanya mungkin bisa benar dan mungkin bisa salah. Semuanya bisa tergantung sudut pandang, kepentingan, dan tujuannya.

Kebebasan berpikir ini bikin gua jadi bisa melihat lebih banyak hal dari berbagai sudut pandang. Kadang gua mencari kebenaran, kadang gua mencari kesalahan, dan kadang gua tidak mencari keduanya tapi hanya fokus pada kelucuan. Kalau kalian belum pernah menjalani proses berpikir seperti ini, percayalah, ini proses yang sangat menyenangkan. Bikin kecanduan. Karena dalam prosesnya, gua bisa merasakan hal-hal yang mungkin tidak sempat terpikirkan untuk bisa dirasakan ketika sedang berada dalam sebuah keadaan.

Seperti ketika sedang berada dalam kondisi yang begitu memilukan. Misal, orang tua meninggal. Banyak orang umumnya akan hanya merasakan sedihnya kehilangan. Tapi dengan kebebasan berpikir, bisa aja muncul perasaan tenang (karena orang tua kita selama hidupnya sakit-sakitan), senang (karena kita gak akrab-akrab amat), bahkan iri (karena sadar bahwa sepertinya mati lebih mengasikkan)

“Asik juga ya mereka karena bisa tidur dan gak ada yang bangunin pagi-pagi. Asik juga ya mereka udah gak tinggal di dunia yang hampir porak poranda ini. Asik juga ya mereka ada kemungkinan ketemu sama orang-orang hebat yang udah duluan pergi.”

Memang tidak semua bisa menerima hasil dari kebebasan berpikir gua sebagai stand up comedian. Tapi justru di situ tantangannya, di situ seninya, di situlah dibutuhkan berbagai keahlian untuk bisa menyampaikan segala perasaan dan pemikiran yang ada di kepala gua ke kepala mereka yang sebelumnya tak pernah terpikir kalau perasaan itu ada kemungkinan untuk dihadirkan. Jika buah kebebasan berpikir itu bisa diterima mereka dengan baik, direspon dengan tawa, dan diapresiasi dengan tepukan tangan, rasanya tentu sangat-amat-menyenangkan. Tapi jika buah kebebasan berpikir itu belum bisa diterima, ya latihan lagi aja. Karena gagal itu bukan akhir segalanya, kadang memang perlu waktu lebih lama sampai kita benar-benar siap untuk menuai hasil baiknya.

Sebagai bentuk perayaan atas kebebasan berpikir ini, gua udah menjadwalkan sebuah pertunjukan stand up comedy show pada tanggal 27 Mei 2023, di Bogor, Indonesia. Silakan datang pada hari perayaannya, dan jadilah saksi keberhasilan atau kegagalan yang mungkin akan terjadi di sana.

Sampai jumpa.

Pemesanan tiket silakan klik tautan berikut ini:

 

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

Recent Update

Stand up comedy show The Only Wan! persembahan Ridwan Remin bisa anda saksikan dengan cara membeli Digital Download di comika.id